Sabtu, 05 Februari 2022
Senam Warga Ahad Pagi
Rabu, 08 Desember 2021
Layanan Via WA Kota Jogja
Musyawarah Pilihan Ketua RW 12 Th.2022
Selasa, 02 November 2021
Periodisasi Kepengurusan RW 12 Pandeyan
Persiapan Menghadapi Ular Masuk ke Rumah
Kamis, 21 Oktober 2021
Perubahan Nomenklatur Lembaga di DIY
Yuk menghafalkan! Berikut daftarnya:
1. Dinas Kebudayaan: Kundha Kebudayaan
2. Dinas Pertanahan & Tata Ruang: Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana.
3. Kecamatan: Kapanewon (tingkat kabupaten) / Kemantren (tingkat kota)
4. Camat: Panewu (kabupaten) / Mantri Pamong Raja (kota)
5. Sekretaris Camat (Sekcam): Panewu Anom (kabupaten) / Mantri Anom (kota)
6. Seksi Pemerintah (Sie Pemerintah): Jawatan Praja
7. Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Sie Trantib): Jawatan Keamanan
8. Sie Perekonomian & Pembangunan: Jawatan Kemakmuran
9. Sie Kesejahteraan Masyarakat: Jawatan Sosial
10. Sie Pelayanan Umum: Jawatan Umum
11. Desa: Kalurahan
12. Kepala Desa (Kades): Lurah
13. Sekretaris Desa (Sekdes): Carik
14. Kepala Urusan Keuangan (Kaur Keuangan): Danarta
15. Kepala TU: Tata Laksana
16. Kepala Urusan Perencanaan: Pangripta
17. Kasie Pemerintahan: Jagabaya
18. Kasie Kesejahteraan : Ulu-Ulu
19. Kasie Pelayanan: Kamituwa
Rabu, 18 Agustus 2021
Pemkot Yogya Hapus Sanksi Denda Tunggakan PBB
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengeluarkan kebijakan yang meringankan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Seperti tahun lalu, Pemkot Yogyakarta kembali menghapuskan sanksi denda tunggakan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan pada tahun ini. Kebijakan penghapusan sanksi denda tersebut berlaku sejak 1 Agustus sampai 31 Desember 2021.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Wasesa mengatakan latar belakang kebijakan penghapusan denda tunggakan PBB Perdesaan dan Perkotaan itu adalah kondisi masyarakat masih dalam masa pandemi Covid-19. Di samping itu bulan Agustus bertepatan dengan momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Dengan kebijakan penghapusan denda tunggakan PBB diharapkan dapat meringankan wajib pajak. Ini sekaligus meningkatkan kesadaran wajib pajak untuk tetap memenuhi kewajibannya,” kata Wasesa, Kamis (5/8/2021).
Pembayaran PBB Perdesaan dan Perkotaan di Kota Yogyakarta dapat dilakukan melalui berbagai bank, di antaranya BPD DIY, Bank Jogja, BNI, BRI, dan Kantor Pos di seluruh Indonesia. Termasuk melalui market place Tokopedia dan dompet digital Gopay, sehingga wajib pajak PBB yang tidak berada di Yogyakarta dapat memenuhi kewajibannya.(Tri)
source berita : https://warta.jogjakota.go.id/detail/index/16416
Minggu, 10 Januari 2021
BLKPP DIY Buka pelatihan APBN angkatan 1 Tahun 2021
Rabu, 27 Mei 2020
Lumbung Pangan RW 12 Pandeyan #corono
Lumbung Pangan RW 12 Pandeyan #Corona
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Guna melawan pandemi Covid-19, warga RW 12 Kelurahan Pandeyan Kota Yogyakarta membuat tim khusus Satgas Covid-19. Mereka menamai dirinya sebagai Pandeyan Bakoh.
Selain fokus penyemprotan disinfektan dan monitoring kesehatan warga, Tim Satgas Pandeyan Bakoh juga bergotong-royong menggarap lumbung pangan.
Mereka menerapkan program 1 Rumah 1 Kolam Tong dan 1 Gang 1 Kolam Komunal yang berisi 8 tong. Satu tong kolam itu berisi 100 ikan lele dan gurami. Di atasnya ditanami sawi dan kangkung dengan konsep hidroponik.
Selain itu, mereka juga menanam ketela rambat di lahan kampung dengan luas sekitar 100 meter persegi. Nantinya, hasil seluruh panen tidak dijual melainkan dibagi ke seluruh warga.
Lumbung Pangan ini diresmikan Wakil Walikota Yogyakarta sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Jumat (22/5/2020) sore.
Heroe Poerwadi mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengkaji dan menyusun analisis yang akan terjadi dua minggu ke depan. Hal ini termasuk keputusan apakah masa tanggap darurat yang berakhir 29 Mei 2020 diperpanjang.
“Sekarang kami juga menyiapkan masyarakat untuk pulih dan menghidupkan kembali Jogja. Kita sedang membuat konsep dari Jogja untuk Jogja," ujarnya.
Menurut wawali, ketika orang-orang belum leluasa berpergian, otomatis yang bisa menghidupkan Jogja adalah orang Jogja sendiri. “Maka dari itu kita bangkit dan hidupkan dari Jogja untuk Jogja baru setelah itu dari Jogja untuk semua,” lanjut Heroe.
Association of Resiliency Movement (ARM) Indonesia yang merupakan perkumpulan berbadan hukum yang bergerak di bidang kebencanaan sejak Februari 2015 turut serta mengambil peran bersama masyarakat untuk membangun kampung bakoh.
ARM Indonesia juga membuka layanan kesehatan dan layanan psikologi. Kali ini, ARM Indonesia pun coba menggandeng pemerintah lewat tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta.
“Hal ini seperti yang sudah berjalan di Suryo Bakoh 09 Kelurahan Suryodiningratan dan Pandeyan Bakoh di RW 12 Kelurahahan Pandeyan,” ujar Andi Reza, Ketua Dewan Eksekutif Nasional ARM Indonesia pada Sarasehan Kampung Bakoh di Kampung Pandeyan.
Andi menjelaskan, konsep kampung bakoh akan lebih baik jika digarap menggunakanpentahelix. Selama ini pihaknya menggandeng akademisi, komunitas, pebisnis dan media. Oleh karena itulah kemudian ARM Indonesia mencoba menggandeng pemerintah untuk melengkapi unsurpentahelix tersebut.
Harapannya, lanjut Reza, dengan menggandeng pemerintah dapat melebarkan pasar. konsep Kampung Bakoh ini bisa terintegrasi di berbagai kampung di seluruh Kota Yogyakarta.
"Kami menyiapkan website berisi pedoman-pedoman lengkap, mulai dari bagaimana membentuk satgas, pengambilan kebijakan sampai dengan pedoman operasinya, tapi kami bukan Superman jadi kami sangat terbatas. Maka dari itu, mari kita hadapi bersama-sama dengan konsep pentahelix,” bebernya.
Komandan Jogja Bakoh Anggun Gunadi menambahkan, model Kampung Bakoh adalah tersedianya tim satgas di komunitas yang memiliki sistem informasi dan data terintegrasi, sistem edukasi dan kesehatan, sistem ketahanan pangan dan skema ekonomi berbagi di tengah pandemi.
“Kami memberikan usulan rekomendasi kepada pemerintah untuk konsep Kampung Bakoh juga dibangun di kampung-kampung lain, diperluas dan dipergunakan sebagai bahan kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta menghadapi pandemi Covid-19,” kata Anggun.(sol)
Berita sama di media :
https://jogja.tribunnews.com/2020/05/23/ketua-gugus-tugas-covid-19-kota-yogyakarta-heroe-poerwadi-resmikan-lumbung-pangan-pandeyan-bakoh
https://www.krjogja.com/berita-lokal/diy/heroe-poerwadi-resmikan-lumbung-pangan-pandeyan-bakoh/
https://www.koranbernas.id/berita/detail/setiap-rumah-di-kampung-ini-punya-kolam-tong-isi-100-lele-dan-gurami#.XslGs7sIKyE.whatsapp
https://jogja.tribunnews.com/2020/05/23/arm-indonesia-usulkan-konsep-kampung-bakoh-ke-gugus-tugas-covid-19
https://youtu.be/h5m7vtXL5vo
Selasa, 19 Mei 2020
Inisiatif Warga bentuk Satgas Covid-19 RW.12 atasi dampak Corona.
Warga RW 12 Kampung Pandeyan Umbulharjo membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19.
Pembentukan Satgas kampung ini atas inisiatif tokoh masyarakat, karena dampak covid dan banyaknya kedatangan pemudik yang berasal dari luar kota.
Tim yang berasal dari tokoh masyarakat dan unsur kepemudaan kampung setempat itu melakukan edukasi tindakan preventif kpd masyarakat, menjaga ketertiban dan keamanan wilayah dg pengamanan tiap gang dg portal, pemyemprotan disinfektan secara rutin, pembagian masker gratis, dan rutin pembagian sembako bagi warga.
"Satgas di kampung kami dibentuk untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyebaran Covid-19. Kami berinisiatif sendiri dengan menjaga beberapa pintu masuk, melakukan pemeriksaan dan disediakan bilik penyemprotan disinfektan bagi warga yang akan masuk ke kampung," jelas Ketua Satgas Kampung Pandeyan Bpk Handoyo, didampingi Bpk. Bashori selaku Bendahara.
Program kerja Satgas Covid-19 tsb dengan dukungan lobbying Bp.Cahyo Triwibowo (Ketua LPMK Pandeyan) juga melebarkan sayap bekerja dg lembaga2 pemerintah dengan merintis membuat Lumbung Pangan, membuat Budikamber, bertanam ketela. Kegiatan tsb kerjasama Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta, DPRD DIY dan Association of Resiliency Movement (ARM) Indonesia. (rdw).
#19MeiMinggu, 01 Maret 2020
Sensus Penduduk Online 2020
- Waktu pengisian sekitar 5 menit untuk tiap anggota keluarga
- Siapkan Kartu Keluarga/Kartu Tanda Penduduk/Dokumen Pernikahan/Dokumen Perceraian/Surat Keterangan Kematian, termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika memungkinkan
- Apabila ingin menyimpan data sementara, silakan tekan tombol “Simpan sementara”
Terima kasih.
Kamis, 06 Februari 2020
Peta Wilayah RW 12 Pandeyan
Selasa, 04 Februari 2020
Alhamdulillah, Pernikahan Warga di Balai RW 12.
Bantuan Dinas Kelautan: Tebar Benih 10ribu Ikan
Senin, 17 Desember 2018
Pembentukan Pengurus Kampung Pandeyan
[17/12 22.22] +62 838-4090-1953: Maaf baru baca.. sekedar bantu jawab:
Pembentukan pengurus kampung intruksi dr tapem,
Sosialisasi waktu dikelurahan yg diundang ketua2 rw sekelurahan pandeyan, pembentukan pengurus kampung di sampaikan pak zeni tdk ada anggran utk pembentukannya,dgn memberi pengertian pengurus kampung yg kedepannya membantu pembangunan.. dan penyelenggaraannya diserahkan di tiap2 kampung/wilayah & tidak ada anggaran dr pemkot.. dr hasil sekepakatan penyelenggaraannya swadaya.. dgn iuran tiap2 rt @50rb..
[17/12 22.23] +62 838-4090-1953: Dan kemarin sudah disepakati.. apabila mungkin keberatan bisa di sampaikan ke panitia pemilihan/pembentukan pengurus kampung.
[17/12 22.26] +62 838-4090-1953: Kepanitiaan pemilihan pengurus kampung terdiri dari 8 rw utk kampung pandeyan.. dgn sususan bapak supri ket rw 04 sebagai ketua apak atmadi florian ket rw 03 sebagai sekertaris anggota ket rw 1,2,5,6,7 dan 12
[17/12 22.28] +62 838-4090-1953: Mekaten sekedar membantu menjelaskan. Mungkin klo masih kurang puas bisa ditanyakan langsung ke tapem atau bappeda.. 🙏
Sabtu, 27 Oktober 2018
Perang Melawan Nyamuk
PERANG NYAMUK
Perlu dicoba
Kami sudah 8 tahun tidak pernah fogging dan tidak pernah punya masalah dgn nyamuk. Ini yg kami lakukan, baik di rumah dan di hotel. Di hotel awalnya fogging 3 x seminggu, tapi tidak efektjf dan masalah nyamuk jadi gangguan. Hotel yang luas nya 4 hektar dgn kebun yg luas banyak pohon, juga tidak pernah fogging selama 5 tahun terakhir dan tidak punya masalah nyamuk lagi.
1. Tampung air, boleh air sumur, air hujan atau air pdam di ember/bekas cat/atau apa saja. Taruh di tempat agak gelap/pojok/sekitar pohon di mana nyamuk senang berada
2. 6 hari kemudian, saring air tersebut menggunakan saringan teh, akan banyak jentik nyamuk
3. Buang jentik tersebut ke dataran kering agar mati, atau kasi makan ikan
4. Air bekas saringan tadi, taruh lagi di tempat yang sama
5. 6 hari kemudian, saring lagi, jentik akan lebih banyak dari minggu pertama
6. Sisa saringan di taruh lagi, begitu seterusnya. Puncak jumlah jentik biasanya, minggu ke 3 dan ke 4, setelah itu jentik akan terus berkurang, karena populasi nyamuk semakin berkurang
KUNCI nya,
1. pakailah air yg sama terus, karena air tersebut sudah mengandung unsur yg mengundang nyamuk untuk bertelur disana.
Jika air sudah semakin sedikit, bisa di tambahkan
2. HARUS 5 atau 6 hari di panen, jika lewat, maka keburu jadi nyamuk.
Begitu yg kami lakukan sehingga tidak perlu fogging yg nota bene kurang bagus juga untuk kesehatan manusia dan binatang peliharaan.
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Rumah kami bebas nyamuk, *Hotel tempat kami kerja juga hampir bebas nyamuk tanpa harus fogging sekali pun selama 5 tahun terakhir
🍀IKATAN ALUMNI PGKP IPB🍀
*Yuuuuk kita Lakukan secara Serentak dan Masal setiap Warga se RT dan se RW...
Melakukan Hal yang sama....
Agar dilingkungan kita "BEBAS NYAMUK" dan TIDAK PATUNGAN TERUS UNTUK "FOGGING"
-Bahrisaif-
Jumat, 26 Oktober 2018
Perluasan Makam Kalangan Th.2018
#september 2018
Informasi Seputar Perluasan Makam :
1. Akan ada pembebasan tanah 200 m2 untuk perluasan Makam Kalangan dikarenakan makam kalangan sdh penuh
2. Makam akan digunakan untuk warga RW 12, RW 03 dan RW 04
3. Total biaya yg diperlukan untuk perluasan makam adalah 425.000.000 (Pembebasan lahan, biaya notaris baliknama, pembangunan)
4. Sumber dana perluasan makam berasal dari swadaya warga RW 12, RW 03 dan RW 04.
5. Kategori besaran dana dibagi menjadi 3 : 800 rb, 450 rb dan sukarela
6. Setiap donasi/infak yg diberikan tdk ada perbedaan fasilitas yg didapat krn ini hanya sifatnya amal jariyah bukan pengkaplingan lahan makam untuk pribadi
7. Donasi/infak yg diberikan hanya dipergunakan untuk pembebasan lahan bukan untuk biaya bedah bumi
8. Pemberian donasi/infak bisa di cicil
9. Warga yg memberikan donasi/infak akan mendapatkan sertifikat donatur dan memiliki hak untuk dimakamkan disana jika lahan masih tersedia
10. Pelaksanaan pengumpulan dana paling lambat tgl 25 September 2018, untuk pengumpulan dana tahap ke 2 sifatnya hanya pelunasan jika ada yg menghendaki pembayaran dicicil
Terimakasih atas partisipasi Bpk Ibu Sekalian. Semoga donasi/infak yg kita sumbangkan di kegiatan ini dapat menjadi amal jariyah untuk kita semua, Aminn
#
Laporan Keuangan Perluasan Lahan Makam Per Tgl.01 Oktb 2018 : Jam 21.53
RW.12. Pandeyan.
1. RT.10. Rp.3.350.000,-
2. RT, 11. Rp. 9.300.000,-
3. RT. 46 Rp.8.250.000,-
Sub Total. = Rp. 20.900.000,-
RW. 03. Pandeyan
4. RT. 12. = RP. 0
5. RT. 13. = RP. 0
6. RT. 15. = RP.0
Sub Total = RP. 0
RW.04. Kalangan.
7. RT. 15.= RP. 24.400.000,-
8. RT.16 = 15.000.000,-
9. RT 17 = RP. 3.600.000,-
10. RT. 18 = RP. 0
11. RT. 48 = RP.11.000.000,-
12. RT.49 = RP.13.750.000,-
Sub Total = RP. 67.750.000,-
GRAND TOTAL SETORAN:
RP.88.650.000,-
PEMBAYARAN TANAH TAHAP.2 TGL: 01-10-2018. JAM 19'30. OLEH PANITIA
=RP. 85.000.000,-
SALDO KAS = RP. 3.650.000,-
Monggo menyusul Yg belum dan yg mau nambah setoran
Rabu, 24 Oktober 2018
Petugas PBB Undang Warga yang Bermasalah PBB
Menurut Petugas PBB bahwa sejak tahun 2013 pembayaran PBB sudah diambil alih oleh Pemkot Yogyakarta dan warga mempermasalahan pada tunggakan sebelum tahun 2013 yang ditangani pembyaran oleh pihak ke3 yang sebenarnya tunggakan tsb sudah dibayarkan tapi blm masuk sistem pembyran dan tercetak dalam tagihn sekarang, ini menjadi tugas petugas untuk mencatat dan menyelesaikannya di kantor pemkot.
Monggo bayar pajak tepat waktu.... bisa melalui bank BPD DIY ya, dan jangan lupa diarsip kuitansinya karena akan bermanfaat saat komplain dikemudian hari.
(rdw.5x2)
Rapat Pengurus RW 12 at Oktober 2018
Hasil Rapat Pengurus RW 12 Tgl 23 Oktober 2018 ;
1. Laporan pembangunan Balai RW 12 sampai saat ini masih ada kekurangan sekitar 20 Juta.
2. Kekurangan biaya pembangunan Balai RW 12 telah disepakati akan dilakukan serkileran infaq ke Warga untuk membantu pelunasan kekurangan biaya tersebut.
3. Besaran serkileran infaq untuk pemilik usaha di wilayah RW 12 akan ditentukan besarannya, dan untuk warga tidak ditentukan besarannya (sukarela) tetapi diharapkan dapat membantu seikhlasnya.
4. Serkileran infaq ke warga akan dilakukan oleh masing-masing RT.
5. Pengunduran diri pak agus sbg sekretaris digantikan bapak Jumar
6. Pelunasan hutang pembangunan senilai 20 juta telah dibentuk penitia sbb :
Ketua, Bapak Anteng P
Sekretaris, Bapak Faturrakhim
Bendahara, Bapak Supardi.
Mtrnwn
Wassalam 🙏🏻




