Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Agustus 2021

Pemkot Yogya Hapus Sanksi Denda Tunggakan PBB

 


Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengeluarkan kebijakan yang meringankan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Seperti tahun lalu, Pemkot Yogyakarta kembali menghapuskan sanksi denda tunggakan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan pada tahun ini. Kebijakan penghapusan sanksi denda tersebut berlaku sejak 1 Agustus sampai 31 Desember 2021.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Wasesa mengatakan latar belakang kebijakan penghapusan denda tunggakan PBB Perdesaan dan Perkotaan itu adalah kondisi masyarakat masih dalam masa pandemi Covid-19. Di samping itu bulan Agustus bertepatan dengan momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Dengan kebijakan penghapusan denda tunggakan PBB diharapkan dapat meringankan wajib pajak. Ini sekaligus meningkatkan kesadaran wajib pajak untuk tetap memenuhi kewajibannya,” kata Wasesa, Kamis (5/8/2021).

Pembayaran PBB Perdesaan dan Perkotaan di Kota Yogyakarta dapat dilakukan melalui berbagai bank, di antaranya BPD DIY, Bank Jogja, BNI, BRI, dan Kantor Pos di seluruh Indonesia. Termasuk melalui market place Tokopedia dan dompet digital Gopay, sehingga wajib pajak PBB yang tidak berada di Yogyakarta dapat memenuhi kewajibannya.(Tri)

source berita : https://warta.jogjakota.go.id/detail/index/16416

Minggu, 10 Januari 2021

BLKPP DIY Buka pelatihan APBN angkatan 1 Tahun 2021

BLKPP DIY kembali membuka pelatihan APBN angkatan 1 tahun 2021 :
1. Asisten pembuat pakaian
2. Menjahit Kebaya
3. Plat Welder Pengelasan posisi 1G/PA
4. Pembuatan Produk Roti dan Patiseri I
5. Practical Office Advance I
6. Tata Rias Kecantikan I
7. Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras
8. Teknisi Engine Tune Up Sepeda Motor Injeksi

Pendaftaran : 04 Januari s.d 22 Januari 2021
Seleksi Tertulis : 25 Januari 2021 
Seleksi Wawancara : 26 Januari 2021
Pengumuman : 27 Januari 2021
Daftar Ulang : 27 Januari - 28 Januari 2021
Pembukaan pelatihan : 01 Februari 2021 

Pelatihan +- 1.5 bulan
Jam pelatihan Senin - Sabtu Pukul 7.30 - 14.30 

Satu kelas terdiri dari 16 peserta.
Apabila pendaftar sudah mencapai 50 tiap pelatihan maka pendaftaran kelas tersebut akan kami tutup.
Website : www.nakertrans.jogjaprov.go.id

Pendaftaran dilaksanakan secara online melalui link : bit.ly/daftarblkpp1

*Semua pelatihan di BLKPP DIY tidak dipungut biaya apapun.*

Monggo utk diinfokan bagi yg membutuhkan🙏

Minggu, 01 Maret 2020

Sensus Penduduk Online 2020

Sensus Penduduk Online
15 Februari - 31 Maret 2020

Selamat Datang
Bapak/Ibu/Sdr/i yang terhormat, dalam rangka Sensus Penduduk 2020, Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri melakukan Sensus Penduduk Online. Silakan melakukan pengisian data Anda dan keluarga secara mandiri melalui situs web ini.
  • Waktu pengisian sekitar 5 menit untuk tiap anggota keluarga
  • Siapkan Kartu Keluarga/Kartu Tanda Penduduk/Dokumen Pernikahan/Dokumen Perceraian/Surat Keterangan Kematian, termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika memungkinkan
  • Apabila ingin menyimpan data sementara, silakan tekan tombol “Simpan sementara”
Jika Anda adalah Warga Negara Asing (WNA) yang saat ini tinggal di Indonesia, dan merupakan pemegang izin tinggal (ITAS/ITAP), Anda diharapkan dapat berpartisipasi dalam sensus ini. Kode akses untuk login pada situs ini dapat diperoleh dengan cara mengirimkan email yang berisi nama, nomor paspor, nomor izin tinggal, dan lampiran pindaian atau foto dari paspor Anda ke joinsp2020@bps.go.id.
Terima kasih.
Kerahasiaan data yang Anda berikan dijamin oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Partisipasi Anda membantu pemerintah mendapatkan data kependudukan yang akurat dan mutakhir yang akan digunakan untuk pengambilan kebijakan dan perencanaan pembangunan yang lebih baik.

silakan buka web : https://sensus.bps.go.id/login

Sabtu, 27 Oktober 2018

Perang Melawan Nyamuk

PERANG NYAMUK
Perlu dicoba

Kami sudah 8 tahun tidak pernah fogging dan tidak pernah punya masalah dgn nyamuk.  Ini yg kami lakukan, baik di rumah dan di hotel. Di hotel awalnya fogging 3 x seminggu, tapi tidak efektjf dan masalah nyamuk jadi gangguan. Hotel yang luas nya 4 hektar dgn kebun yg luas banyak pohon, juga tidak pernah fogging selama 5 tahun terakhir dan tidak punya masalah nyamuk lagi.

1. Tampung air, boleh air sumur, air hujan atau air pdam di ember/bekas cat/atau apa saja. Taruh di tempat agak gelap/pojok/sekitar pohon di mana nyamuk senang berada

2. 6 hari kemudian, saring air tersebut menggunakan saringan teh, akan banyak jentik nyamuk

3. Buang jentik tersebut ke dataran kering agar mati, atau kasi makan ikan

4. Air bekas saringan tadi, taruh lagi di tempat yang sama

5. 6 hari kemudian, saring lagi, jentik akan lebih banyak dari minggu pertama

6. Sisa saringan di taruh lagi, begitu seterusnya. Puncak jumlah jentik biasanya, minggu ke 3 dan ke 4, setelah itu jentik akan terus berkurang, karena populasi nyamuk semakin berkurang

KUNCI nya,

1.  pakailah air yg sama terus, karena air tersebut sudah mengandung unsur yg mengundang nyamuk untuk bertelur disana.

Jika air sudah semakin sedikit, bisa di tambahkan

2. HARUS 5 atau 6 hari di panen, jika lewat, maka keburu jadi nyamuk.

Begitu yg kami lakukan sehingga tidak perlu fogging yg nota bene kurang bagus juga untuk kesehatan manusia dan binatang peliharaan.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Rumah kami bebas nyamuk, *Hotel tempat kami kerja juga hampir bebas nyamuk tanpa harus fogging sekali pun selama 5 tahun terakhir

🍀IKATAN ALUMNI PGKP IPB🍀

*Yuuuuk kita Lakukan secara Serentak dan Masal setiap Warga se RT dan se RW...

Melakukan Hal yang sama....

Agar dilingkungan kita "BEBAS NYAMUK" dan TIDAK PATUNGAN TERUS UNTUK "FOGGING"
-Bahrisaif-

Rabu, 24 Oktober 2018

Petugas PBB Undang Warga yang Bermasalah PBB

Petugas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mengundang warga yang ingin berkonsultasi tentang permasalahan PBB seperti nunggak pajak, tagihan pajak yng tdk sesuai, alih data PBB dll.  undangan PBB tsb terbatas yang telah disampaikan lewat Pak RT di masing2 wilayah. Pertemuan itu berlangsung di Joglo RW 12 pada hari Rabu 24 Oktober 2018 Jam 10.00 - 12.00 WIB. acara tsb molor karena petugas PBB dari Kota yang keblasuk ke wilayah RW.11.

Menurut Petugas PBB bahwa sejak tahun 2013 pembayaran PBB sudah diambil alih oleh Pemkot Yogyakarta dan warga mempermasalahan pada tunggakan sebelum tahun 2013 yang ditangani pembyaran oleh pihak ke3 yang sebenarnya tunggakan tsb sudah dibayarkan tapi blm masuk sistem pembyran dan tercetak dalam tagihn sekarang, ini menjadi tugas petugas untuk mencatat dan menyelesaikannya di kantor pemkot.   

Monggo bayar pajak tepat waktu....  bisa melalui bank BPD DIY ya, dan jangan lupa diarsip kuitansinya karena akan bermanfaat saat komplain dikemudian hari.
(rdw.5x2)

Kamis, 25 Desember 2014

Pertemuan : Sosialisasi Tata Tertib Pemilik Pemondok RW.12 Pandeyan

Berlatar belakang karena pergaulan bebas dari para pemondok/anak kost maka Pengurus RW & RT berinisiatip menyelenggarakan pertemuan pada hari Selasa, 23 Desember 2014, Pertemuan tersebut membahas tentang Perijinan Membuka Usaha Pemondokan, Sosialisasi Tata Tertib Pemondok dan Partisipasi Pemondok terhadap kegiatan Kampung.

Bapak Budi, dari Dinas Tatib Kota Yogyakarta selaku Pembicara, menyampaikan bahwa tentang Perda No. 13 Tahun 2010 dan Pergub No. 20 Tahun 2014 tentang PENEGAKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 13 TAHUN 2010 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN TERHADAP PENYALAHGUNAAN DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, DAN ZAT ADIKTIF.

Bapak Aris Setyadi, SH, sebagai Ketua RW yang memimpin dialog dengan Pengurus RW/RT, Warga dan Pemilik Pemondok disepakati adanya Penertiban Perijinan dan Penegakkan Tata Tertib Pemondok serta Pencegahan Penggunaan Narkotika dan Napza.

PERDA DIY NO. 13 TAHUN 2010

PERGUB DIY NO. 20 TAHUN 2014

Untuk kebutuhan Blangko Partisipasi Kegiatan Kampung dan Pencegahan Penggunaan Narkotikan dan Napza, dapat di unduh klik sini.

Kamis, 22 Agustus 2013

Kelurahan Pandeyan Terbaik se-Indonesia

YOGYAKARTA - Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umbulharjo, Jogja, meraih predikat kelurahan terbaik di Indonesia mengalahkan 8.309 desa dan kelurahan dalam lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2013. Tak cuma itu kelurahan ini juga dianugerahi penghargaan Adikarya Bhakti Praja Utama. “Ini bukan hanya kemenangan warga Pandeyan saja tetapi juga kemenangan seluruh warga Kota . Seluruh warga memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan prestasi yang sudah diraih,” kata Walikota Jogja, Haryadi Suyuti saat menerima tim dari Kelurahan Pandeyan
yang mempersembahkan kemenangan tersebut di Balai Kota Jogja, Selasa (20/8/2013). Menurut dia, keberhasilan Kelurahan Pandeyan tersebut merupakan indikator keberhasilan kebijakan pelimpahan kewenangan ke kecamatan dan kelurahan yang memberikan kewenangan lebih banyak ke wilayah untuk mengelola keuangan. Haryadi juga meminta Kelurahan Pandeyan dan Kecamatan Umbulharjo membagi pengalaman, program dan kebijakan yang diterapkan di Pandeyan dan Umbulharjo dengan kecamatan dan kelurahan lain di Kota Jogja. “Ini untuk memotivasi wilayah lain agar bisa lebih baik dan bisa meraih prestasi,” lanjutnya. Penghargaan sebagai kelurahan terbaik di Indonesia tersebut diserahkan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Jakarta pada 16 Agustus. Selain piagam penghargaan dan piala, Kelurahan Pandeyan juga memperoleh hadiah uang senilai Rp125 juta. Sementara itu, warga Kelurahan Pandeyan yang bersuka cita karena wilayahnya dinobatkan sebagai kelurahan terbaik se-Indonesia berbondong-bondong menyambut kedatangan lurah dan camat yang baru tiba dari Jakarta di Balaikota Jogja. Warga memberikan penyambutan istimewa dengan membawa Bregodo Lombok Abang yang kemudian mengawal lurah dan camat untuk menyerahkan piala dan piagam penghargaan tersebut ke Walikota Jogja, Haryadi Suyuti. Lurah Pandeyan Sulasmi mengatakan program unggulan yang dimiliki Kelurahan Pandeyan sehingga bisa mengantarkan wilayah tersebut meraih penghargaan di antaranya adalah Sanggar Batik Jenggolo, Kampung Hijau dan Sapa Anak Kost yang dilakukan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). “Sanggar batik yang didirikan sejak 2009 telah mampu membantu warga untuk meningkatkan kesejahteraannya karena produk yang dihasilkan sudah bisa dipasarkan ke seluruh Indonesia. Ada sekitar 50 warga yang tergabung dalam sanggar tersebut,” katanya. Sedangkan Kampung Hijau akan terus dikembangkan sebagai Kampung Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. “Juga akan ada pengolahan biogas,” katanya. Sementara itu, Sapa Anak Kost rutin dilakukan tiap satu bulan sekali. Di Kelurahan Pandeyan terdapat sekitar 200 pondokan atau kost. “Sapa anak kost ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari pusat,” katanya.(harianjogja.com)

Senin, 05 Maret 2012

LPJ Pengurus RW 12 Periode 2009-2011

Laporan Pertanggungjawaban Pengurus RW 12 2009-2011

Pengurus RW 12 periode 2009 - 2011
Ketua : Budiharto
Sekretaris : M. Ridwan M
Bendahara : Supartun YS

Sie Pembangunan : Tri mardoyo
Sie Pemuda dan Olahraga : Yudhi
Sie Humas : Anteng pambudi
Sie Sosial dan Keagamaan : Ridwan Priyanto
Sie Keamanan dan Ketertiban : Handoyo

LPJ sedang dalam proses penyusunan... mhn maklum

Aris Setyadi, SH pimpin RW 12 Periode 2012 - 2015

hasil rapat warga RW 12 pada pertengahan februari 2012 beberapa hari yang lalu, Aris Setyadi, SH mengantongi 31 suara mengalahkan Budiharto (ketua RW lama) dengan hasil 15 suara. dengan hasil tersebut dengan suara bulat, warga memilih Aris Setyadi,SH sebagai ketua RW 12 baru periode 2012-2015.

selamat dan semoga amanah dalam mengemban jabatan ketua RW 12.

Rabu, 15 Februari 2012

Februari 2012, Pemilihan RT/RW


Melalui musyawarah warga telah terpilih Pengurus RT 10, 11, 46 dan alhamdulillah telah terpilih ;
Ketua RT 10 ; Irawan Bintoro , SE
Ketua RT 11 ; Cahyo Triwibowo
Ketua RT 46 ; Martopo Adi

Pemilihan Ketua dan Pengurus RW 12 Periode Tahun 2012 - 2015 masih dalam proses menunggu, insya Allah akan diselenggarakan pada tanggal 26 Februari 2012.

Senin, 17 Oktober 2011

HARYADI SUYUTI PIMPIN JOGJA

Yogyakarta - Pasangan Haryadi Suyuti-Imam Priyono (Hati) dipastikan menang dalam Pemilukada Kota Yogyakarta yang digelar 25 September 2011. Mereka mengalahkan dua pasangan lain termasuk anak mantan Ketum PAN Amien Rais, yaitu Hanafi Rais yang berpasangan dengan Tri Harjun Ismaji (Fitri).

Pasangan Hati yang diusung PDIP dan Partai Golkar ini bakal menjadi walikota dan wakil walikota Yogyakarta periode 2011-2016. Hal itu terungkap dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilukada Kota Yogyakarta 2011 di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (29/9/2011).

Rekap suara ini merupakan rekap terakhir yang merupakan laporan yang masuk secara resmi dari masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

"Rekap dan pleno penghitungan akhir telah selesai. Semua hasil di 14 kecamatan sudah masuk dan diplenokan dengan dihadiri semua saksi masing-masing pasangan calon," kata Ketua KPU Kota Yogyakarta, Nasrullah kepada wartawan seusai rapat pleno di Balai Kota Yogyakarta di Timoho.

Setelah rapat pleno hasil rekapitulasi ini, KPU akan melanjutkan pengumuman hasil pemilukada secara resmi malam ini. KPU Kota Yogya secara resmi juga mengundang ketiga pasangan calon untuk hadir dalam rapat pleno penetapan hasil rekapitulasi.

"Kami juga akan meminta seluruh pasangan calon untuk menyampaikan kata sambutan di hadapan rapat pleno," kata Nasrullah.

Menurut dia, secara umum rekap di 14 kecamatan berjalan lancar dan tidak ada masalah. Namun tetap ada beberapa catatan yang diberikan oleh masing-masing saksi semua pasangan calon.

Dari hasil rapat pleno rekapitulasi KPU, suara sah untuk pasangan nomer 1, Zuhrif Hudaya-Aulia Reza Bastian (PKS) adalah 19.557 suara. Pasangan nomer 2, Hanafi Rais-Tri Harjun Ismaji (PAN, PD, PPP dan Gerindra) memperoleh 84.122 suara. Pasangan nomer 3, Haryadi Suyuti-Imam Priyono (PDIP dan Golkar) memperoleh 97.074 suara.

Total jumlah suara sah sebanyak 200.726 suara. Sedangkan suara tidak sah 8.017 suara. Jumlah pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di KPU sebanyak 322.872.

source ;
http://www.detiknews.com/read/2011/09/29/181847/1733548/10/haryadi-suyuti-imam-priyono-menang-pemilukada-yogya

Selasa, 16 Agustus 2011

Selasa, 26 April 2011

Fogging, Cara usir nyamuk yang berbahaya

Foging merupakan pemberantasan nyamuk bersifat sementara, dan yang matipun nyamuk yang dewasa. foging bukan satu-satunya pemberantas nyamuk yang efektif karena ternyata obat insektisida yang digunakan untuk foging itupun berbahaya bila dihirup oleh warga (bila dilakukan keseringan)

Pemberantasan Nyamuk lebih efektif bila dilakukan oleh setiap rumah tangga dengan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur) genangan air di setiap rumah.

Cara Penanganan ini dilakukan secara serentak bersama sama oleh warga dengan kesepakatan antara warga, pengurus RT/RW/PKK, kelurahan, Puskesmas dan membentuk COMUNITY DEAL DBD.

Langkah-langkah penanganan :
  1. kerjabakti RW minimal sebulan sekali
  2. membersihkan kamar mandi minimal seminggu sekali
  3. melaporkan bila ada keluarga/warga yang sakit DB
  4. jumantik memeriksa tiap rumah warga dan melaporkan seminggu sekali
  5. bila ditemukan jentik2 dalam rumah warga 3 kali berturut2 maka dikenakan sanksi RT

hsl pertemuan di kelurahan pandeyan tgl 26 april 2011 jam 16.00 wib